Rabu, 08 Agustus 2012 0 komentar

ARTI PUASA


0 komentar

Keutamaan Shalat Subuh


Minggu, 05 Agustus 2012 0 komentar

MENJADI MAKELAR REZEKI BERSAMA JAMIL AZZAINI

“Makelar Rezeki”… Wow apaan tuh! Saya lihat papan publikasi di Gramedia. Ada Seminar Makelar Rejek,i dengan pembicara Bapak Jamil Azzaini, hari Sabtu tanggal 14 Juli 2012. Wah acaranya kayaknya mantab nih.

Saya tahu nama Pak Jamil Azzaini dari website lembaga training KUBIK. Beliau adalah trainer yang mencetuskan istilah “Sukses Mulia”. Kata beliau, menjadi orang sukses tidak cukup. Hdup harus mulia. Kesuksesan duniawi harus diraih dengan cara mulia dan digunakan untuk memberi manfaat bagi sebanyak-banyaknya orang. Beliau juga menjelaskan kalau sukses itu ada 4 macam: Sukses Kata, Sukses Cinta, Sukses Harta dan Sukses Tahta. Pokoknya beliau salah satu pembicara terkenal di Indonesia.

Pagi itu, saya diberitahu teman saya kalau ada undangan gratis Seminar Pak Jamil. Saya senang banget. Saya langsung meluncur ke Hotel Gajah Mada. Di meja registrasi peserta seminar, saya mendapat tiket VIP beserta buku ”Makelar Rejeki” karya Pak Jamil Azzaini. Asyikkk....

Lalu saya melihat ada fotografer memakai seragam biru hitam sedang asyik mengambil gambar seluruh isi ruangan. ”Sepertinya saya kenal orang ini,” gumam saya dalam hati. Ternyata beliau adalah Mas Dodi pemilik Bening Photography. Beliau datang ke seminar atas undangan temannya, Pak Jamil. Singkat cerita Pak Jamil adalah klien Mas Dodi. Mas Dodi datang bersama rombongan tim, Afin dan Tari.

Saking baiknya Mas Dodi, saya mendapat kesempatan foto bareng Pak Jamil dengan difoto langsung oleh Mas Dodi pake kamera DLSR. Asyek... Tidak cuma itu, buku Makelar Rejeki milik saya ditandatangani langsung oleh penulisnya, Pak Jamil. Asyeeek ...

Hari itu seperti mendapat rejeki nomplok! Seminar gratis, buku gratis, foto gratis, kue gratis... Semuanya serba gratis...tis...tis...!!! Hehe... Padahal seminarnya gak murah lho =D

Well, akhirnya seminar dimulai...

Saya duduk di bangku VIP paling depan. Pak Jamil tampil di atas panggung membawakan materi Makelar Rejeki. Ada yang berbeda dengan cara penyampaian beliau. Beliau menggunakan cerita untuk menyampaikan isi materi. Banyak sekali cerita lucu maupun cerita menyentuh hati yang beliau bawakan. Cara menyampaikan beliau penuh ekspresi hingga penonton terbawa. Waktu cerita lucu, penonton terbahak-bahak. Waktu ceritanya sedih, beberapa orang di menangis sesenggukan.

Ada banyak ilmu yang saya dapat di Seminar Makelar Rejeki Pak Jamil. Beberapa diantaranya sebagai berikut:

# FOKUS PADA KITA
Menurut penelitian, orang sukses berfokus kepada kata ”KITA”. Bukan ”AKU”. Orang sukses pasti hidupnya tidak memikirkan diri sendiri. Tetapi juga memikirkan orang lain. Beliau memberi contoh laut mati. Laut mati mendapatkan input dari sungai tetapi tidak pernah dialirkannya ke tempat lain. Sedangkan ada danau Jordan yang dia mendapat suplai air dari sungai, lalu mengalirkannya ke tempat lain. Danau tersebut menjadi hidup, bersih dan hijau sebab tanaman tumbuh subur di sekelilingnya.
Beliau bilang kalau hidup kita ingin dipermudah, maka mudahkanlah urusan orang lain. Kalau ingin sukses, sukseskanlah orang lain. Beliau memberi kisah ada pemilik usaha yang membangun rumah sakit gratis untuk orang miskin. Sebab ibu beliau pernah sakit dan tidak memiliki biaya untuk ke rumah sakit. Akhirnya beliau berjanji kepada diri sendiri untuk membangun rumah sakit khusus bagi orang miskin agar mereka tidak memiliki nasib yang sama dengan ibunya.

# BEKERJA PADA PASSION
Passion merupakan kunci utama dalam meraih prestasi. Orang yang bekerja bukan pada bidang yang disenanginya, maka biasanya dia bekerja malas-malasan. Ciri passion yaitu kita senang melakukannya walau tanpa dibayar sekalipun. Semuanya bisa diawali dengan menuliskan hal-hal apa saja yang kita senang melakukannya. Bahkan sampek lupa makan dan lupa tidur.

# MENINGGALKAN JEJAK
Orang sukses itu meninggalkan jejak. Jejak di sini berarti yang prestasi yang meninggalkan manfaat dan diakui oleh masyarakat luas. Ketika dia meninggal, namanya masih dikenang orang.

# MELAKUKAN YANG TERBAIK
Apapun  profesinya, lakukanlah yang terbaik. Ketika di kantor lakukanlah yang terbaik yang bisa dilakukan. Jangan menjelek-jelekkan tempat kita bekerja. Itu sama saja dengan meludah ke sumur, tapi kita masih minum air dari sumur tersebut. Ketika di rumah, manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya bersama keluarga. Beliau mencontohkan sering menemani dan mengajak anaknya bermain.

# BERBISNIS DENGAN CARA PROFESIONAL DAN SPIRITUAL
Jika ingin bisnis kita lancar, jangan hanya ditempuh dengan jalan profesional tetapi juga spiritual. Maksudnya sisihkan sebagian harta untuk orang yang kurang mampu. Istilah kerennya sekarang ”Sedekah”. Beliau mengisahkan kisah temannya yang bisnisnya selalu macet dan memiliki sisa uang 7 juta. Beliau menyarankan temannya untuk menyedekahkannya. Setelah beberapa waktu, akhirnya dia mendapatkan order senilai 700 juta. Temannya langsung menangis bersyukur kepada Tuhan.

Anyway, seminar hari itu sangat menyentuh kalbu. Hingga tanpa sadar, saya pun ikut menitikkan air mata seperti peserta seminar yang lain. Padahal saya biasanya suka bikin tangis orang waktu ngasih renungan ke peserta pelatihan. Eh di Seminarnya Pak Jamil kok saya yang malah nangis. Hehee....

Meskipun banyak cerita yang menyentuh kalbu, namun Pak Jamil orangnya kocak habis. Peserta dibuat tertawa terbahak-bahak selama Seminar. Lumayan buat ngilangin stress! =D
TOUCHING, AWESOME & POWERFUL! Begitulah kira-kira kesan saya terhadap Seminar tersebut. Semoga saya bisa mengikuti jejak beliau sebagai trainer handal sekaligus menjadi makelar rejeki seperti yang dijelaskan dalam seminar dan buku beliau.
Terima kasih Pak Jamil.
Minggu, 22 Juli 2012 0 komentar

DAHLAN ISKAN DAN AYAH SAYA


Dahlan Iskan. Beliau adalah idola saya. Salah satu orang besar di negeri ini yang memulai karir dari bawah. Dulu keluarganya miskin. Kini dia termasuk orang kaya. Berbagai jabatan penting telah diembannya. Gaya bicara yang lugas dan pola hidup sederhana  membuat orang menaruh simpati. Bahkan hubungan dengan bawahan maupun masyarakat umum seperti tidak ada “border”. Tak heran jika banyak orang yang menghormati beliau karena kerendahan hatinya. Orang sukses seperti Pak Dahlan Iskan memang langka.

Saya penasaran dengan rahasia kesuksesan Dahlan Iskan. Apa yang membedakan Pak Dahlan Iskan dengan orang kebanyakan? Jawaban tersebut saya peroleh dari ayah saya.

Jadi begini ceritanya. Pada waktu pulang kampung beberapa minggu yang lalu, saya sempatkan ngobrol dengan ayah saya. Beliau menceritakan pengalamannya bertemu dengan Dahlan Iskan ketika menjadi wartawan Jawa Pos dulu.

Pengalaman pertama beliau bertemu dengan Dahlan Iskan saat mengikuti rapat yang dipimpin oleh Dahlan Iskan. Setelah rapat berakhir, ayah saya membeli nasi bungkus. Nasi bungkus tersebut dibawa dan dimakan di ruang rapat karena sudah tidak ada orang. Tiba-tiba Dahlan Iskan menghampiri ayah saya dan langsung ikut makan nasi bungkus dengan ayah saya. Setelah makanan habis, Dahlan Iskan langsung menyodorkan uang sebagai pengganti makanan.

Pengalaman kedua ketika ayah saya mau tidur di mushala. Waktu itu hanya ada satu bantal. Bantal tersebut sangat kotor. Terdapat bekas air liur di sana sini. Ayah saya mau menggunakan bantal tersebut sebagai alas tidur pikir-pikir. Beliau tidak bisa tidur. Tiba-tiba Dahlan Iskan datang. Tanpa banyak pikir, Dahlan Iskan langsung menggunakan bantal tersebut sebagai alas tidurnya.

Dari situ ayah saya mengambil kesimpulan bahwa orang besar tidak mau memikirkan hal-hal remeh. Mereka memfokuskan pikiran kepada hal-hal besar.

Rasa penasaran saya terjawab sudah. Rasanya wajar kalau Pak Dahlan Iskan menjadi salah satu orang besar di negeri ini.

Malang, 22 Juli 2012


Sabtu, 21 April 2012 0 komentar

CARA MENJADI MC HEBAT

Peranan MC (Master of Ceremony) sangat penting dalam suatu acara. Keberhasilan suatu acara sangat ditentukan oleh bagaimana MC membawakan acara. MC ibarat seorang sutradara yang mengatur jalannya acara. MC yang hebat mampu membawakan acara dengan baik, menghidupkan acara dan memberikan kesan positf terhadap audien.

Berikut langkah-langkah untuk menjadi MC hebat:

1.   Menguasai teknik vokal
Teknik vokal merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang MC. Penguasaan teknik vokal membuat kata-kata yang diucapkan menjadi enak didengar dan mudah dipahami. Sebaliknya, teknik vokal yang buruk membuat
2.   Berpenampilan terbaik
Seorang MC menjadi pusat perhatian peserta atau undangan dalam suatu acara. Kenakan pakaian terbaik yang Anda miliki sesuai tema acara. Jika acaranya formal, kenakan pakaian formal pilihan. Jika acaranya non formal, kenakan pakaian casual. 
3.   Menggunakan bahasa tubuh secara tepat
Bahasa tubuh merupakan bagian dari komunikasi non verbal. Suasana hati bisa tercermin dari bahasa tubuh yang digunakan. Gunakan bahasa tubuh yang terbuka dan meyakinkan. Misalnya berdiri tegap, melangkah dengan mantab, dan lain-lain.
4.   Percaya diri
MC yang percaya diri akan mampu mempengaruhi audien untuk menciptakan suasana. Selain itu, MC yang percaya diri akan jauh kelihatan menarik di mata audien. Kunci percaya diri adalah persiapan, latihan dan penguasaan diri.
5.   Tampil memikat
Maksud tampil memikat adalah MC mampu memberikan kesan yang mendalam terhadap audien. MC bisa melakukan eye contact dan menjiwai setiap kata-kata yang diucapkan. Sehingga bisa “menaklukkan” audien.
6.   Teknik penyampaian menarik
Banyak teknik yang bisa dipakai MC agar acara menjadi lebih hidup seperti ice breaking, humor, ekspresi wajah, story telling, dan sebagainya. Teknik penyampaian yang monoton dan umum membuat audien menjadi cepat bosan.

Jika Anda mampu melakukan enam langkah di atas, maka Anda akan dikenal sebagai MC hebat. Semoga bermanfaat.

Salam surplus!

Penulis : Rizal Surplus MPD
20 April 2012
Sumber gambar: www.philipwagner.com.au
Sabtu, 14 April 2012 0 komentar

3 IDE MENGURANGI MACET




Macet itu tidak enak. Bisa mengacaukan jadwal. Misalkan kita akan pergi ke suatu tempat yang jaraknya sekian kilometer. Kita sudah memprediksi akan tiba di lokasi 30 menit lagi. Tapi gara-gara macet. Kita tiba di lokasi 120 menit. Pusing kan? Apalagi jika acara yang kita hadiri sangat penting banget. Bisa-bisa stress.

Salah satu penyebab jalanan macet adalah semakin banyaknya orang yang memiliki kendaraan pribadi. Hampir setiap pemilik rumah kini memiliki lebih dari satu kendaraan bermotor. Motor anaknya, ibunya dan bapaknya. Belum jika pemilik rumah hobinya mengkoleksi kendaraan pribadi. Hehe…

Kenapa orang lebih suka memiliki kendaraan pribadi ketimbang menggunakan transportasi umum. Berikut beberapa alasannya:

1.   Lebih praktis
Tidak perlu antri. Tidak perlu oper atau ganti angkot.  
2.   Lebih aman
Tidak perlu takut copet. Tidak perlu takut supir ugal-ugalan.
3.   Lebih murah
Kalau ditotal, biasanya biaya naik kendaraan pribadi jauh lebih murah.
4.   Lebih cepat
Tidak perlu menunggu kendaraan berangkat (biasanya supir menunggu sampai kursi penumpang terisi penuh). Juga bisa lewat jalan tikus (shortcut). Hehe.
5.   Lebih nyaman
Tidak perlu terkena asap rokok, bau badan maupun barang penumpang lain. (Kadang ada penumpang naik bus membawa bawang atau ayam. Baunya parah! Rasanya pengen loncat dari bis)

Nah berikut ada tiga ide untuk mengatasi macet:

MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SUPIR

Supir adalah profesi yang paling berpotensi masuk neraka paling bawah dan surga paling tinggi. Jika dia berhasil membawa penumpang selamat sampai tujuan, maka dia berhasil menyelamatkan nyawa banyak orang. Dia bisa masuk surge level VVIP. Tapi jika dia gagal membawa penumpang sampai tujuan alias menghilangkan nyawa orang, dia bisa dijebloskan ke neraka tanpa seleksi. Apalagi jika penumpangnya belum menikah semua, hukuman supir bisa semakin berat. Tidak ada banding.

Tahukah Anda, seorang supir bus setidaknya membawa tujuh puluh penumpang sekali berangkat (55 penumpang duduk, 15 penumpang berdiri) =D.

Satu-satunya cara supir untuk meningkatkan kesejahteraan dirinya adalah dengan cara ngebut. Alasannya klise: kejar setoran. Mereka kadang lupa kalau yang dibawa adalah manusia, mahluk bernyawa, bukan barang.

Kalau kita perhatikan, mayoritas kecelakaan bus ini disebabkan karena kelalaian si supir. Mulai dari mengantuk dan tidak mematuhi rambu lalu lintas.

Mungkin dulu mencari penumpang sangat mudah. Maklum saat itu sangat sedikit orang yang memiliki kendaraan. Sekarang mencari penumpang susahnya minta ampun. Apalagi setiap rumah tangga biasanya memiliki lebih dari satu sepeda motor.

Tingkatkan dong kesejahteraan supir. Jangan meningkatkan kesejahteraan pegawai saja. Pekerjaan supir adalah pekerjaan mulia. Tentu upaya peningkatan kesejahteraan harus diimbangi dengan upaya peningkatan kualitas SDM supir.
Beberapa cara yang bisa ditempuh:
  1. Supir mendapatkan DIKLAT (Pendidikan dan Pelatihan) Cara mengemudi yang baik dan benar
  2. Supir mengikuti pelatihan ESQ biar sadar betapa mulianya pekerjaan merek 
  3. Supir yang telah mengikuti DIKLAT dan training ESQ diberi kartu resmi supir. Kartu inilah yang membedakan mana supir legal dan ilegal.
  4. Setiap penumpang mendapatkan lembar kuisioner untuk mengevaluasi cara mengemudi supir. Penumpang yang masukannya paling bagus mendapat hadiah.
  5. Penghargaan tahunan supir dengan kategori 10 Supir Favorit. Kriterianya jujur, sopan, disiplin, profesional, penampilan bersih dan mematuhi rambu lalu lintas.
Jika supir tidak perlu khawatir terhadap jumlah setoran, mereka akan mengemudi dengan tenang. Jika supir mengemudi dengan tenang, mereka akan mengemudi secara professional dan beretika. Jika sudah begitu, maka penumpang merasa nyaman dan aman. Jika penumpang merasa nyaman dan aman, maka semakin banyak orang yang akan menggunakan kendaraan umum ketimbang kendaraan pribadi. Nah otomatis penghasilan supir meningkat.

MEMPERBAIKI JALAN RUSAK

Jalanan rusak berpotensi menyebabkan macet. Sebab kendaraan terutama mobil harus berjalan pelan-pelan biar tidak terperosok ke dalam lubang. Tentu mobil di belakangnya jumlahnya semakin banyak. Apalagi jika mobilnya keluaran terbaru yang dibeli dengan cara kredit, tentu jalannya akan pelaaaan sekali sebab pemiliknya takut tergores. Hehe…
Jalan rusak juga bikin ribet jika terjadi hujan deras.  Pengemudi kendaraan tidak tahu mana jalan berlubang dan mana yang tidak. Belum lagi banjir. Pokoknya makin ribet.

ANGKOT BAYAR SEPARUH, PEMILIK KENDARAAN BAYAR BERLIPAT

Harga BBM naik sebenarnya tidak apa-apa. Tapi harganya dinaikkan untuk pemilik kendaraan pribadi. Sedangkan angkutan umum harusnya membeli dengan harga jauh lebih murah sehingga harga karcis menjadi sangat murah. Bayangkan jika Anda pergi dari kota satu ke kota lainnya  cukup membayar Rp. 3.000,-. Sementara jika Anda naik kendaraan pribadi, Anda harus merogoh kocek Rp. 50.000,-. Apalagi jika kendaraan umumnya tepat waktu, nyaman (ber-AC, kursi empuk, non smoking area) dan aman (bebas copet). Tentu Anda memilih naik kendaraan umum bukan?

Semoga tiga ide sederhana ini bisa menjadi tambahan inspirasi dan solusi atas permasahan transportasi di negara ini. Kita sudah bosan dengan berita macet, kecelakaan dan kejahatan.

Mari sayangi nyawa kita dan orang lain =D

Sumber gambar : www.exposureoflife.com, www.forumkami.net, www.imageshack.u, www.grahanurdian.web.id 

0 komentar

UAN DAN HARGA DIRI SISWA



Besok bakal digelar Ujian Akhir Nasional serentak di seluruh Indonesia. Siswa, terutama dari sekolah yang tidak diunggulkan, biasanya mengalami kegalauan yang luar biasa. Hal ini saya perhatikan dari pengalaman mengisi pelatihan Motivasi Sukses UAN di beberapa sekolah di Jawa Timur. Banyak siswa yang merasa cemas dan takut tidak lulus UAN. Apalagi pelajar yang tidak lulus try out UAN, mereka pesimis bisa lulus UAN.

Kadang hal ini diperparah oleh pernyataan guru yang mengandung kata-kata negatif kepada siswa:


“Anak-anak, jangan sampai kalian TIDAK lulus UAN. Nanti akan berpengaruh kepada sekolah. Dinas Pendidikan juga akan menyurati sekolah.”

“Tolong dengarkan saya. Selama saya mengajar di sekolah ini, nilai kalian PALING JELEK.”
Dsb.

Bayangkan jika kalimatnya bernada positif, misalnya:
“Anak-anak, dalam waktu dekat kalian akan menghadapi UAN. Jika kamu lulus UAN, banyak manfaat yang kamu dapatkan: membahagiakan ortu, bekerja atau kuliah. Saya yakin, kalian PASTI Lulus UAN. Tidak ada siswa yang bodoh, yang ada hanya siswa kurang belajar. Siswa paling tinggi nilainya bukanlah siswa paling pintar, tetapi siswa yang paling banyak belajarnya. Belajar sungguh-sungguh, lakukan yang terbaik dan yakinlah KAMU BISA.”

Dengan begitu siswa menjadi optimis dan percaya diri. Mereka tidak membayangkan bagaimana kalau gagal. Tetapi mereka bisa membayangkan sekaligus merasakan manfaat yang akan didapatkan kalau lulus UAN. Membahagiakan orang tua, bekerja atau kuliah. Selain itu juga perasaan bahagia, senang dan bangga. 

So, kata-kata guru kepada siswa harus bernada OPTIMIS dan MENYEMANGATI. Bukan MENAKUT-NAKUTI.

FENOMENA PASCA PENGUMUMAN UAN

Setiap kali hasil UAN diumumkan, selalu muncul berita di televisi mengenai siswa yang menangis meraung-raung dan pingsan akibat dinyatakan tidak lulus UAN. Ini adalah suatu ironi. 

TIDAK LULUS UAN identik dengan BODOH dan tidak punya MASA DEPAN. Hidup mereka GAGAL. Mereka pasti malu kepada teman dan tetangga mereka. Bayangkan ketika mereka pulang ke rumah, mereka melihat teman-temannya bersorak bahkan pawai di jalanan sebagai luapan rasa senang lulus UAN. sementara mereka harus menanggung malu karena TIDAK LULUS UAN. Mereka semakin terpuruk. Hatinya hancur berkeping-keping.

UAN ADALAH PENGHANCUR HARGA DIRI

Pengalaman TIDAK LULUS UAN tidak akan bisa dilupakan seumur hidup. Keberhasilan belajar siswa di sekolah selama tiga tahun hanya ditentukan oleh ujian yang digelar tiga hari.

Padahal kita tahu sendiri kondisi sekolah dan tingkat pendidikan guru setiap daerah tidak sama. Bayangkan mereka yang bersekolah di daerah terpencil, dimana sekolah mereka mau roboh, sarana belajar tidak memadai serta guru yang jarang hadir di kelas. Boro-boro ikut bimbel, bayar SPP sekolah nunggak. Sementara di daerah kota sebaliknya. Fasilitas lengkap, tingkat pendidikan tinggi. Buat mereka yang mampu, mereka bisa mengikuti bimbel dengan program intensif lulus UAN.

Ini tentu tidak adil.

UAN MENGGODA PENDIDIK BERBUAT CURANG

Citra sekolah salah satunya ditentukan oleh UAN. Semakin banyak siswa lulus UAN, maka semakin baik citranya di mata masyarakat. Hal ini menarik minat orang untuk mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut. Namun jika ada atau banyak siswa di sekolah tersebut yang tidak lulus UAN, citra sekolah menjadi buruk. 

Bagi sekolah favorit, mungkin mereka PEDE seluruh siswanya bakal lulus UAN 100%. Bagi sekolah pinggiran, mereka akan mencari cara bagaimana supaya siswanya lulus UAN agar citranya bagus. 

Itulah kenapa muncul kasus-kasus seperti kebocoran soal, sms kunci jawaban massal, kong kali kong pengawas dengan murid dan sontek massal setiap kali UAN digelar.

Tentu ini contoh yang sangat buruk. Siswa dituntut untuk mendapatkan NILAI BAGUS ketimbang MORAL BAGUS.

SOLUSI: SEMUA SISWA LULUS UAN

Meskipun demikian, saya bukan orang yang PRO UAN dihapuskan. Saya tetap PRO UAN digelar. Tapi dengan catatan tidak ada siswa yang tidak lulus UAN. Semuanya harus lulus UAN meskipun ada siswa yang nilainya jelek. Salah sendiri malas belajar. Hehe.

Jika mereka ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, mereka harus mengikuti ujian (semacam SNMPTN) yang digelar oleh perguruan tinggi. Jika mereka melamar kerja, mereka harus LOLOS seleksi yang digelar perusahaan. Sehingga mereka bisa kuliah maupun bekerja bukan ditentukan hasil UAN, melainkan ujian yang digelar kampus atau seleksi perusahaan.

Ini adalah pendapat pribadi saya mengenai UAN. Saya yakin Anda punya ide dan solusi bagus lainnya mengenai UAN dan HARGA DIRI SISWA.=) 

Buat adik-adik yang mau mengikuti UAN besok, SELAMAT BERJUANG ! Do the best and Let God do the rest. Good Luck…=)

Sumber gambar : www.hatidamai7.wordpress.com, www.jpnn.com, www.siswoko.web.id, www.portalsemarang.com, www.zita-ended.blogspot.com 
Sabtu, 24 Maret 2012 0 komentar

CARA MEMPERTAHANKAN FOKUS AUDIEN



Kita seringkali diminta untuk berbicara di depan umum dalam waktu yang lama. Tantangan utamanya adalah bagaimana cara menjaga perhatian audien.

Bagaimana bisa audien mengantuk ketika kita berbicara? Apakah mereka tidak tahu manfaat dari pesan yang kita sampaikan? Jika kita berbicara dengan cara menoton, membaca teks dan slide presentasi kita terlihat suram maka jangan heran jika audien mengantuk sebab kesalahan sepenuhnya terletak pada diri kita. Sudah bukan jamannya kita memaksa audien untuk mendengarkan ceramah kita. Audien hanya berminat pada pembicara yang menarik.

Perlu diingat, audien sekarang sudah terbiasa melihat video singkat dan membaca tulisan secara singkat ala twitter. Jadi mereka tidak suka mendengarkan ceramah yang panjang. Mereka lebih suka ceramah yang singkat.

Namun bagaimana bila kita harus memberikan ceramah atau presentasi dalam waktu lama? Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjaga fokus audien:

Variasi
Cara lama menarik perhantian dengan cara berbicara di depan ruangan sambil memberikan isyarat kepada audien agar memperhatikan presentasi kita sudah tidak berguna lagi. Untuk menarik perhatian audien, kita harus menjaga mereka dalam keadaan antisipasi. Kita bisa melakukannya dengan membuat beberapa elemen presentasi. Cara terbaik untuk menarik perhatian audien adalah membuat variasi.

Puncak atas dan dasar bawah
Semua presentasi harus memiliki puncak atas dan dasar bawah. Tinggi dan rendah sangat penting untuk membentuk kesan dramatis. Melakukan presentasi secara datar baik selalu atas maupun selalu bawah sama saja dengan membawa bencana.

Menyentak perhatian audien
Beruntungnya, sebagai pembicara kita bertanggung jawab kepada kesuksesan diri kita sendiri. Untuk menyentak perhatian audien, ada tiga area yang bisa kita gunakan secara bervariasi yaitu kita (pembicara), audien dan elemen ruangan. Dengan pengalaman, kita bisa menggunakan taktik tersebut pada momen yang tepat sehingga tidak peduli berapa lama kita bicara, audien akan tetap memperhatikan setiap kata yang kita ucapkan.

VARIASI ELEMEN PEMBICARA

Berikut adalah variabel elemen pembicara yang perlu diperhatikan untuk menga audien tetap fokus kepada pembicaraan kita:

Suara
Berbicara dengan monoton sama saja dengan bunuh diri. Gunakan variasi vokal untuk menangkap perhatian. Ubahlah kecepatan, gunakan bisikan dan berhenti berbicara sementara waktu. Dari ketiga hal tersebut, berhenti sementara adalah cara paling kuat untuk menarik perhatian. Caranya sederhana sekali, setelah kita menyampaikan sesuatu panjang lebar, hentikan pembicaraan dan tunggu. Berhenti sementara tidak hanya bisa menarik perhatian, tetapi yang lebih penting lagi audien akan menaruh perhatian yang lebih besar lagi kepada informasi yang kita berikan setelah berhenti sementara.

Kontak mata
Presentasi seharusnya bersifat interaktif. Ketika kita melakukan kontak mata dengan seseorang maka kita mendapatkan perhatian orang tersebut. Bahkan di ruang besar kita bisa membuat koneksi dengan audien yang letaknya jauh dari kita. Lihatlah pada seseorang dan bicaralah kepada mereka secara langsung untuk beberapa waktu. Lalu pindah ke audien yang berada di bagian lain sambil tetap kita berbicara.

Properti
Jika kita bisa membawa properti, maka kita akan lebih baik lagi dalam memberikan materi. Bawalah properti yang relevan dengan materi yang kita sampaikan. Ceritakan sesuatu sambil memegang properti di tangan. Hal itu akan menarik perhatian setiap orang dan membuat mereka fokus kembali. Pastikan properti yang Anda bawa sesuai dengan pembicaraan.

VARIASI ELEMEN RUANGAN

Berikut adalah variabel elemen ruangan yang perlu diperhatikan untuk menga audien tetap fokus kepada pembicaraan kita:
Slide
Buatlah desain slide yang bervariasi sebagaimana kita membuat variasi vokal kita. Kombinasikan teks dengan gambar ilustrasi. Teks harus singkat. Teks hanya bersifat pengingat poin materi yang akan kita sampaikan, bukan sebagai penjelasan. Review setiap slide sesuai urutan untuk memberikan alur.
Sebaliknya gunakan slide visual yang kuat dengan teks. Tingkat perhatian  audien akan meningkat jika slide dalam layar menjadi titik fokus. Hilangkan slide untuk beberapa waktu. Buat layar kosong dan perhatian akan kembali kepada Anda.
Cahaya
Cahaya tidak harus terang benderang. Yang penting bisa menyinari seluruh isi ruangan sehingga kita bisa melihat audien dengan jelas dan audien pun bisa melihat kita dengan jelas pula.
Setting Ruangan
Kursi kosong bisa menurunkan level energi di ruangan. Usahakan audien duduk bersama di bagian depan. Jika perlu, buat setting ruangan hanya untuk sedikit orang. Kita bisa menambahkan kursi jika kursi yang tersedia tidak mampu menampung jumlah audien yang ada.


VARIASI ELEMEN AUDIEN

Berikut adalah variabel elemen audien yang perlu diperhatikan untuk menjaga audien tetap fokus kepada pembicaraan kita:
Nama
Tidak ada yang bisa mengalihkan perhatian audien selain menyebutkan nama mereka. Ingatkah ketika Anda dulu bersekolah lalu guru Anda menyebutkan nama Anda? Pasti Anda langsung memberikan perhatian sepenuhnya kepada guru Anda, bukan? Berikan pertanyaan langsung.
Empati
Bagilah pusat perhatian. Jangan hanya Anda yang menjadi perhatian utama di ruangan, tetapi Anda bisa mengalihkan perhatian kepada salah seorang audien. Buat audien untuk memberikan komentar atau mengajukan pertanyaan kepada Anda. Momen ini akan menghasilkan auden dan membuat dinamis ruangan. Jadi bersiaplah untuk memfokuskan perhatian audien kembali kepada Anda.
Berdirilah
Jika Anda kehilangan audien, mintalah mereka untuk berdiri dan meregangkan tubuh untuk sementara waktu. Momen untuk meregangkan otot sangat bagus untuk mengembalikan perhatian khususnya jika kita memberikan presentasi dalam waktu lama. Audien akan menghargai waktu break yang kita berikan. Selain itu kita dan  audien akan lebih segar untuk memulai kembali.
Pertanyaan
Jangan simpan pertanyaan hingga akhir presentasi. Ajukan pertahnyaan selama berbicara. Kita bisa mengulang pertanyaan sehingga setiap orang bisa mengetahui pertanyaan yang kita ajukan. Minta setiap audien yang mengajukan pertanyaan untuk menyebutkan nama. Anda bisa mengulang nama maupun pertanyaan mereka ketika akan memberikan jawaban.
Tingkat perhatian audien secara alami akan naik turun selama presentasi. Pembicara yang baik akan membuat elemen presentasi menjadi bervariasi sehingga bisa menjaga fokus dan perhatian audien.

 
;